Serba-serbi Gaya Interior Scandinavian yang Cantik dan Minimalis

Scandivanian, Sumber: architecturaldigest.com

Mendengar kata gaya interior Scandinavian, tentu yang pertama kali terlintas dipikiran adalah ruangan serba bersih, simple tapi elegan, dan juga pencahayaan terang yang pas. Ya, betul sekali, gaya yang satu ini memang sangat mencuri perhatian karena kesederhanaannya.

Sebab, ruangan tidak hanya butuh gaya mewah, tetapi juga keseimbangan antara keindahan, fungsi, serta ketenangan. Dan konsep Scandinavian menawarkan ketiganya sekaligus. Simple, cozy, yet so classy. Gaya Scandinavian ini juga bisa diterapkan pada tempat usaha laundry sepatu yang ingin tampil bersih dan profesional.

Scandinavian design berasal dari negara Nordik seperti Denmark, Swedia, Finlandia, dan Norwegia. Daerah-daerah tersebut memang terkenal dingin dan minim sinar matahari. Sehingga, gaya interiornya berfokus pada warna netral, cahaya alami, serta material alami. Sehingga, rumah terasa jadi lebih hangat.

Dalam dunia desain interior, gaya Scandinavian ini disebut juga dengan beauty in simplicity. Tentu saja ini membuat siapapun yang suka kesederhanaan jadi jatuh cinta. Untuk itu, kenali lebih jauh desain ini, yuk! Here we go!

Asal-usul Gaya Scandinavian

Asal usul gaya scandinavian, Sumber: designcafe.com
Asal usul gaya scandinavian, Sumber: designcafe.com

Desain interior Scandinavian muncul di tahun 1950-an. Pengembang dari gaya ini adalah desainer dari Denmark dan Swedia. Nama-nama yang paling terkenal terkait penciptaan gaya Scandinavian adalah Alvar Aalto, Arne Jacobsen, serta Hans Wegner. Mereka memiliki gaya khas yakni fungsional, indah, dan terjangkau.

Desain ini memiliki filosofi yang sederhana yakni form follows function yakni setiap elemen desain haruslah mempunyai fungsi yang jelas yang tidak hanya sekadar estetika. Dengan begitu, prinsip konsep Scandinavian ini tidak memiliki dekorasi berlebihan, tampak clean, tetapi bisa memancarkan aura elegan.

Ada sebuah konsep hidup pada masyarakat Scandinavian yakni “Hygge”. Ini adalah sebuah seni menciptakan suasana yang tenang, nyaman, dan hangat pada kehidupan. Konsep ini yang akhirnya menjadi hal penting pada desain Scandinavian.

Karakteristik Desain Interior Scandinavian

Ciri khas gaya scandinavian, Sumber: Ciri khas gaya scandinavian
Ciri khas gaya scandinavian, Sumber: shopify.com

Jika Anda perhatikan, rumah dengan gaya Scandinavian ini tampak simple tapi memikat. Hal ini dikarenakan bagian-bagiannya mempunyai peran penting untuk menciptakan kesan menyenangkan. Selain itu, kesan menenangkannya juga didapatkan dari beberapa karakteristiknya seperti:

1. Cahaya Alami

Pada rumah bergaya Scandinavian selalu ada jendela besar dan tirai tipis sehingga sinar matahari tetap bisa masuk dengan porsi yang besar. Konsep tersebut dikarenakan musin dingin di negara Nordik cukup panjang sehingga cenderung minim cahaya. 

Untuk itu, pencahayaan alami menjadi hal yang sangat vital. Apalagi untuk ruang tamu estetik bergaya Scandinavian.

2. Dekorasi Minimalis

Konsep interior Scandinavian juga minim dekorasi. Meskipun tidak dilarang sepenuhnya, tetapi, penempatan dekorasi harus memiliki fungsi. Semisal, adanya rak kayu harus mampu digunakan sebagai rak penyimpanan yang juga bisa mempercantik ruangan.

3. Penggunaan Material Natural

Gaya ini tidak hanya mengandalkan kayu sebagai material utamanya. Namun, bisa juga memanfaatkan bahan lain seperti linen, rotan, wol, dan juga katun. Penggunaan material ini untuk menghadirkan kehangatan alami di dalam ruangan.

4. Furniture yang Simple

Kebanyakan furniture untuk gaya ini berbentuk clean lines atau garis sederhana yang tidak memiliki ornamen rumit. Untuk desainnya sendiri cenderung ringan, ergonomis, serta menggunakan material kayu seperti birch, oak, dan pine.

5. Warna Terang dan Netral

Beberapa warna yang sering digunakan pada konsep Scandinavian adalah abu muda, putih, krem, dan beige. Warna-warna ini bisa memantulkan cahaya alami sehingga ruangan jadi lebih cerah dan luas. Penambahan aksen navy, hitam, dan olive bisa dilakukan untuk memberikan kontras yang cantik.

Palet Warna Scandinavian yang Bisa Dipertimbangkan

Warna khas scandinavian, Sumber: buyerselect.com
Warna khas scandinavian, Sumber: buyerselect.com

Pemilihan warna pada konsep Scandinavian memegang peranan yang sangat penting untuk menciptakan harmoni pada ruangan. Untuk itu, Anda perlu perhatikan beberapa rekomendasi warna yang bisa digunakan:

  • Charcoal black – Navy Blue: Jika Anda ingin menciptakan depth dan kontras visual dengan lebih modern.
  • Beige – Sandstone: dua warna ini bisa dipilih untuk memberikan sentuhan hangat pada ruangan.
  • Wood tone: warna-warna kayu bisa juga digunakan untuk memberikan elemen alam, pilih warna kayu yang cenderung terang seperti pine atau oak.
  • Muted pastel: untuk menciptakan kesan lembut, maka beberapa warna pastel seperti blush pink dan sage green agaknya bukan pilihan yang buruk.
  • White snow – Light grey: ini adalah kombinasi warna klasik yang bisa memberikan kesan terang dan clean look.

Agar ruangan tidak tampak too much, maka sebaiknya Anda tidak menggunakan lebih dari tiga warna utama. Pastikan pilih maksimal dua warna utama agar ruangan terlihat calm.

Cara Mempertahankan Ruangan Scandinavian Tetap Simple

Gaya scandinavian minimalis, Sumber: shopify.com
Gaya scandinavian minimalis, Sumber: shopify.com

Gaya Scandinavian merupakan interior yang tergolong minimalis. Untuk mendapatkan kesan ini, maka Anda bisa perhatikan beberapa hal di bawah ini:

  • Clean lines everywhere: jangan memilih bentuk furniture yang berlebihan. Sebaiknya gunakan bentuk geometris sederhana dan garis lurus sehingga ruangan jadi tampak lebih rapi.
  • Declutter your space: apabila ada barang yang tidak mempunyai makna atau fungsi, maka sebaiknya Anda keluarkan dari ruangan. Sehingga ruangan akan jadi lebih lega dan mindful.
  • Focus on lighting: untuk mendapatkan kesan minimalis, Anda bisa maksimalkan pada pencahayaan. Anda dapat menggunakan floor lamp yang memiliki desain simple. Bisa juga mempertimbangkan lampu gantung dengan gaya Nordic. Dengan adanya pencahayaan yang hangat, maka kesan homey akan semakin terasa.

Penutup

Dengan adanya gaya Scandinavian ini, maka kita bisa simpulkan bahwa keindahan itu tidak harus rumit dan berlebihan. Sesuatu yang sederhana pun tetap bisa menampilkan estetikanya.

Nah, jika Anda butuh dekorasi fungsional untuk melengkapi rumah Scandinavian, maka bisa mencari berbagai produknya di Verata Interior. Tak hanya menjadi toko karpet Jogja yang terkemuka, Verata Interior juga menyediakan aneka perlengkapan interior rumah yang lengkap.

Cek langsung di laman utama website ini atau bisa bertanya pada narahubung kami dengan klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!