4 Inspirasi Desain Sekat Ruangan Minimalis + Tips Memilih Materialnya

Gorden rumah sebagai sekat, Sumber: futurecdn.net

Sekat ruangan memang kerap dijadikan sebagai solusi agar rumah tampak lebih rapi, memiliki fungsi ruangan yang jelas, bahkan menambah effort pemilik rumah terkait desain yang diusung. Namun, desain sekat ruangan minimalis justru bisa membuat rumah jadi gelap dan sempit jika tidak diterapkan dengan benar.

Maka dari itu, sebelum Anda membuat sekat ruangan, pahami dulu beberapa rekomendasi desain dan tips-tips terkait hal ini agar fungsi sekat jadi maksimal. Sekat ruangan bisa menjadi jalan tengah untuk menata ruang asalkan mau belajar lebih jauh tentang desainnya.

Sekat Permanen VS Non-Permanen: Jangan Asal Pilih

Memilih sekat ruangan, Sumber: shopify.com
Memilih sekat ruangan, Sumber: shopify.com

Sebelum memilih desain yang tepat, Anda bisa menentukan terlebih dahulu jenis sekat yang akan dipasang di dalam rumah. Mungkin Anda kebingungan menentukan sekat permanen atau non-permanen. Setiap orang tentu memiliki preferensi yang berbeda tergantung kebutuhan masing-masing. Maka dari itu, ketahui terlebih dahulu apa saja plus-minus keduanya.

Pertama, sekat permanen, biasanya sekat ini berupa partisi gypsum, dinding setengah, bata ringan, sampai panel kayu fixed. Tentu saja sekat permanen lebih kokoh dan stabil. Ia juga memiliki kedap suara yang lebih baik sehingga privasi Anda bisa lebih terjaga. Namun, sekat permanen jadi sulit diubah, dan bisa membuat ruangan jadi tampak kecil.

Jika rumah Anda cenderung luas, maka sekat permanen bisa jadi pilihan yang bagus. Ini juga bisa diterapkan pada ruangan dengan privasi jangka panjang seperti ruang kerja dan kamar.

Kedua, sekat non-permanen. Bentuk sekat ini lebih variatif lagi. Mulai dari panel lipat, tirai, partisi geser, rak terbuka, serta sekat portable. Kelebihan dari sekat non-permanen adalah mudah dipindah dan dilepas. Serta lebih cocok untuk rumah kecil. Namun, kekurangan dari sekat non-permanen adalah kurang kedap suara dan privasi terbatas.

Nah, sekat jenis ini sangat sesuai untuk rumah dengan ukuran kecil sampai sedang. Jika Anda masih eksplor desain dan gaya hidup, mending pilih sekat non-permanen agar tidak repot saat akan mengganti satu desain ke desain lain. Ini juga cocok diterapkan pada sekat ruang tamu minimalis terbaru.

Inspirasi Desain Sekat Ruangan Minimalis

Sudah menentukan mana jenis sekat yang dipilih? Kalau sudah, mari beranjak ke inspirasi desainnya, yang pasti bisa diterapkan sesuai dengan kebutuhan. Yuk, cek beberapa referensinya barangkali ada yang cocok dengan preferensi Anda!

1. Sekat Rak Terbuka

Sekat rak terbuka, Sumber: bethliving.com
Sekat rak terbuka, Sumber: bethliving.com

Kalau menurut logika ruang, rak ini yang paling ideal sebagai desain sekat ruangan minimalis. Sebab, rak terbuka memiliki fungsi ganda yakni pembatas sekaligus penyimpanan. Apalagi cahaya tetap bisa tembus sehingga ruangan tampak lebih terang. Secara visual, rak terbuka juga cukup ringan sehingga cocok dipadukan dengan berbagai desain interior.

2. Sekat Partisi Kaca

Sekat kaca, Sumber: centuryply.com
Sekat kaca, Sumber: centuryply.com

Kalau Anda punya rumah dengan ukuran kecil, maka bisa mempertimbangkan sekat dari kaca. Soalnya, secara visual, bisa memberikan efek ruangan yang tampak luas. Tak hanya itu saja, partisi kaca juga menjadikan cahaya bisa leluasa masuk. Meski begitu, batas fungsi ruang juga tetap terlihat jelas.

Kekurangan dari sekat ruang tamu portable berbahan kaca adalah kebersihannya harus benar-benar dijaga karena noda sedikit saja bisa tampak jelas.

3. Tirai atau Panel Geser

Tirai sekat, Sumber: interiorcompany.com
Tirai sekat, Sumber: interiorcompany.com

Dengan budget terbatas, Anda tetap bisa memiliki sekat yang mumpuni. Beberapa pilihan terbaik yang bisa didapatkan adalah tirai dan panel geser. Dua benda ini sangat fleksibel karena cocok untuk berbagai ruang serta dapat dibuka tutup sesuai dengan kebutuhan. 

Meski begitu, Anda tidak bisa menerapkan tirai atau panel geser pada ruangan yang membutuhkan privasi lebih. Pastikan untuk pilih tirai berkualitas di toko gorden Jogja atau di tempat lain dekat dengan domisili Anda.

4. Sekat Setengah Tinggi

Sekat setengah tinggi, Sumber: morefurniture.id
Sekat setengah tinggi, Sumber: morefurniture.id

Sekat ini dapat Anda terapkan di ruang keluarga dan tempat kerja. Selain itu masih cukup kompatibel untuk ruang makan dan dapur. Sekat semacam ini memiliki visual yang nyambung tetapi memberikan kesan fungsi yang terpisah.

Tips Memilih Material Sekat

Material sekat, Sumber: kontactinteriors.com
Material sekat, Sumber: kontactinteriors.com

Selain memilih desain yang tepat, tentu saja Anda perlu mempertimbangkan materialnya juga. Sebab, salah pilih material akan membuat ruangan jadi kurang optimal penggunaannya. Beberapa cara memilih sekat yang tepat adalah sebagai berikut:

  • Jangan melawan cahaya alami: jika sumber cahayanya hanya satu arah, maka penting bagi Anda memilih material yang transparan ataupun kisi dan rak terbuka. Sebab, sekat yang solid akan membunuh cahaya.
  • Menyesuaikan material dengan aktivitas ruangan. Misalnya sekat ruang kerja harus menggunakan material yang bisa memberikan ketenangan tinggi. Sedangkan pada sekat dapur sebaiknya menggunakan material yang tahan lembab dan panas.
  • Memperhatikan skala ruang. Jika ruangan kecil maka Anda gunakan sekat yang kecil agar tidak terlihat sesak. Begitu juga jika plafon rendah, bisa menggunakan sekat yang setengah tinggi.

Insight Personal: Kapan Sekat Tidak Disarankan?

Gorden rumah sebagai sekat, Sumber: futurecdn.net
Gorden rumah sebagai sekat, Sumber: futurecdn.net

Saat ini, banyak orang yang memasang sekat dengan alasan agar rumah tidak tambah berantakan. Padahal, memasang sekat tidak otomatis rumah jadi lebih rapi. Bisa jadi, masalah Anda adalah terlalu banyak barang yang menumpuk. 

Sehingga, Anda tidak bisa mengelola barang dengan baik. Sekat hanya membantu Anda memberikan fungsi ruang dengan jelas, bukan membuat barang-barang jadi rapi.

Penulis pribadi tidak menyarankan pasang sekat jika rumah Anda minim cahaya. Sebab, menambah sekat justru akan menambah “keruwetan”. Anda lebih disarankan untuk membuat open space. Anda bisa lebih fokus pada zoning visual, bukan fisik. Anda bisa menggunakan karpet, perbedaan pencahayaan, sampai perbedaan warna dinding untuk memisahkan fungsi ruang. 

Sekat dalam rumah memang sangat berguna jika Anda bisa menerapkan desain dengan baik. Namun, salah desain justru akan membuat rumah jadi semakin sempit, gelap, bahkan tampak berantakan. Sekat yang baik tentu menggunakan material yang berkualitas juga. Untuk itu, percayakan pembelian sekat di toko yang terpercaya seperti Verata Interior.

Anda bisa mendapatkan gorden rumah atau jenis sekat lain di Verata Interior. Bahkan, tersedia juga aneka macam kebutuhan interior sesuai kebutuhan Anda. Jalannya mudah, tinggal klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini untuk terhubung dengan customer service kami!