Taman indoor merupakan bagian yang penting karena bisa menghadirkan konsep biophilic design yang merupakan pendekatan desain untuk menghubungkan manusia dengan alam. Desain taman indoor menggunakan aspek-aspek natural seperti air, tanaman, cahaya, serta material organik.
Banyak orang yang mengakui bahwa konsep ini bisa meningkatkan kualitas udara, kenyamanan, serta membuat rumah jadi terasa hidup. Pada tren hunian modern juga kerap diintegrasikan dengan taman di dalam rumah dengan bentuk yang beragam. Mulai dari taman vertikal, courtyard, dan juga ruang tanaman multifungsi.
Jika Anda sedang berencana membuat taman indoor supaya rumah jadi lebih segar dan estetis, maka ikuti beberapa referensi desain yang dapat dipilih sesuai dengan preferensi masing-masing!
Ide Desain Taman Indoor untuk Rumah yang Lebih Segar
Berikut telah kami rangkum beberapa referensi desain taman indoor modern yang dapat diikuti:
1. Sunken Indoor Garden

Jika Anda melihat taman yang dibuat lebih rendah dari lantai utama ruangan, maka inilah yang disebut dengan sunken garden. Biasanya, area taman akan dibatasi dengan beton minimalis atau kaca sehingga terlihat seperti lanskap mini di dalam rumah.
Untuk rumah dengan gaya industrial atau minimalis, desain ini sangat kompatibel karena cenderung memiliki tampilan yang rapi dan bersih. Jenis tanaman yang digunakan adalah tanaman tropis dengan tekstur daun yang kuat seperti calathea dan philodendron.
2. Indoor Zen Pocket Garden

Sesuai dengan namanya, konsep ini terinspirasi dari taman Jepang yang berukuran kecil yang disebut dengan tsubo-niwa. Taman mini yang satu ini berada di dalam rumah dan bisa memberikan suasana alami meski di ruangan yang terbatas.
Indoor Zen pocket garden ini terdiri atas pasir putih, batu alam, lumut, serta tanaman utama seperti maple mini dan bonsai. Meskipun desainnya sederhana, tetapi bisa jadi sangat estetik karena adanya perpaduan antara keseimbangan, komposisi, dan ketenangan visual.
3. Vertical Indoor Garden

Rumah modern kerap kali memiliki ruangan yang terbatas. Maka dari itu, taman vertikal bisa jadi solusi yang praktis. Taman vertikal menggunakan dinding dengan rak modular, sistem panel, serta rangka besi minimalis.
Vertical garden sangat hemat ruang dan bisa memberikan tampilan dramatis pada interior rumah. Selain itu, taman vertikal juga bisa menjadi latar belakang ruang tamu maupun ruang makan yang cantik. Pastikan Anda menggunakan sistem taman vertikal modern atau teknologi irigasi otomatis untuk membuat perawatan tanaman jadi lebih mudah.
4. Floating Platform Garden

Desain ini adalah gabungan antara taman indoor dengan jalur pijakan berupa platform kayu maupun batu yang tampak melayang pada atas area taman. Nantinya, tanaman bisa ditempatkan pada sekitar jalur tersebut sehingga penghuni rumah seakan-akan berjalan di tengah taman kecil.
Konsep ini dapat diterapkan pada rumah dengan gaya resort modern karena bisa memberi pengalaman ruang dramatis.
5. Indoor Garden Under The Stair

Umumnya, area bawah tangga jadi ruang mati yang kurang bermanfaat. Namun, Anda justru bisa memanfaatkannya menjadi taman indoor yang apik. Dengan kreativitas, ruang mati ini akan menambah estetika ruangan.
Desain yang kerap dipakai adalah taman kering dengan kombinasi batu koral, lampu sorot dari bawah, dan tanaman tropis kecil. Area ini akan membuat rumah jadi lebih hidup dan memberikan karakter yang unik pada area tangga.
6. Taman Indoor Courtyard Transparan

Konsep ini memposisikan taman di area tengah rumah dengan skylight atau dinding kaca sebagai penutup atasnya. Desain ini cukup populer pada rumah modern karena cahaya alami bisa masuk dan memberi visual taman dari berbagai sisi ruang.
Taman ini biasanya dikelilingi oleh koridor rumah, ruang makan, dan ruang keluarga. Sedangkan tanaman yang digunakan cenderung berukuran tinggi seperti monstera, palem kecil, maupun ficus sehingga bisa jadi focal point yang cukup kuat.
Desain ini juga mampu memberikan kesan rumah yang luas dan bisa memberi ventilasi alami. Sehingga, cocok juga menjadi desain taman indoor di dapur.
7. Bento-Layout Indoor Garden

Trend desain taman yang baru-baru ini muncul mengadopsi konsep bento layout. Di mana desain akan membagi taman dalam beberapa zona kecil dengan fungsi berbeda. Misalnya zona air, batu alam, tanaman tropis, dan tanaman gantung.
Pembagian zona semacam ini akan menjadikan taman jadi terlihat lebih terstruktur dan menarik secara visual.
8. Layered Tropical Indoor Garden

Konsep ini serupa dengan struktur hutan tropis dengan menanam tanaman pada beberapa lapisan. Umumnya terdiri atas tanaman kecil sebagai ground cover, tanaman sedang seperti monstera, dan tanaman yang lebih tinggi sebagai kanopi. Ini adalah teknik layering yang akan membuat taman jadi terlihat lebih natural dan hidup.
9. Indoor Garden with Glass Corridor

Selanjutnya ada konsep yang menggabungkan taman dengan koridor rumah. Di mana taman akan ditempatkan pada sepanjang jalur sirkulasi dan dipisahkan kaca transparan yang membuat penghuni bisa melihat taman ketika berjalan melewati area ini.
Desain ini kerap dipakai pada rumah modern yang lebih mengutamakan pengalaman visual dan ruangan yang menarik.
Taman indoor sudah menjadi bagian yang tidak kalah penting pada desain rumah modern. Tanaman yang ada di dalam rumah akan meningkatkan kualitas udara, suasana yang lebih segar, dan interior jadi lebih terasa hidup.
Anda bisa memilih konsep desain taman indoor yang sesuai dengan preferensi. Yang terpenting adalah merancang taman dengan komposisi cahaya, tanaman, dan material yang tepat sehingga tak hanya indah tetapi juga mudah dirawat dan nyaman.
Nah, untuk Anda yang sedang mencari dekorasi untuk taman indoor, maka pilih berbagai variannya di Verata Interior. Tak hanya toko karpet Jogja yang terpercaya, tetapi Verata juga menyediakan aneka macam kebutuhan interior untuk aneka konsep yang Anda pilih.
Misalnya saja termasuk interior futuristik. Jadi tunggu apalagi? Yuk, segera kunjungi laman utama kami dan klik ikon WhatsApp untuk berkonsultasi!


