4 Desain Basement Rumah yang Fungsional + Tips Menghindari Lembab

Basement gudang modern, Sumber: decoist.com

Banyak yang mengasosiasikan basement hanya sebatas pada parkiran gedung ataupun ruang bawah tanah yang dingin, gelap, dan bau apek. Padahal, kalau si empunya bangunan memilih desain basement rumah yang tepat, maka area ini justru akan jadi tempat yang fungsional, tenang, dan fleksibel.

Akan tetapi, banyak yang lebih fokus pada “contoh desain Pinterest” saja. Namun, lupa bahwa rumah di area tropis akan mengalami beberapa permasalahan seperti udara panas, tanah lembab, hujan, sampai rembesan air yang bisa masuk kapan saja. 

Di Indonesia sendiri, basement kerap hanya jadi gudang yang berdebu ataupun klasiknya hanya sebagai model rumah dengan parkir basement yang mudah terabaikan begitu saja.

Melalui artikel ini, kami akan mengajak Anda menilik ragam desain basement rumah yang fungsional. Tak hanya itu saja, Anda juga akan diberikan tips mengatasi kelembaban di basement terutama untuk daerah tropis Indonesia ini.

Bagaimana Desain Basement Rumah yang Benar-Benar Terpakai?

Saat ini, harga tanah jadi semakin mahal, luas bangunan juga menyempit, tetapi kebutuhan ruang dari masing-masing keluarga jadi bertambah. Maka dari itu, Anda perlu memutar otak agar ruang yang termarjinalkan seperti basement jadi alternatif ruang tambahan yang fungsional.

1. Desain Basement Rumah Sebagai Ruang Keluarga

Ruang keluarga basement, Sumber: thespruce.com
Ruang keluarga basement, Sumber: thespruce.com

Salah satu fungsi yang paling ideal bagi rumah dengan basement adalah sebagai ruang keluarga. Fungsinya tentu beragam, mulai dari ruang bermain anak, ruang nonton, home theater, hingga ruang baca. Hal ini dikarenakan basement cenderung minim gangguan dan keadaannya lebih sunyi.

Namun, untuk mendapatkan ruang keluarga yang nyaman, basement harus memiliki sirkulasi udara yang baik, terang, serta tidak lembab. Untuk itu, Anda bisa menerapkan beberapa rekomendasi desain seperti menggunakan cat warna terang seperti abu muda, krem, dan putih tulang.

Selain itu, terapkan plafon yang cenderung bersih. Artinya, plafon harus bebas dari drop ceiling yang terlalu banyak. Desain simple ini bisa membuat basement tidak hanya keren saja, namun juga sangat nyaman digunakan dalam jangka waktu yang lama seperti pada ruang tamu estetik.

2. Desain Basement Rumah Sebagai Home Gym

Home gym di basement, Sumber: elkstonebasements.com
Home gym di basement, Sumber: elkstonebasements.com

Basement juga jadi tempat yang sangat bagus untuk melakukan work out di rumah. Sebab, di sini terasa lebih privat. Selain itu, getaran alat juga tidak mengganggu area lain, suhunya lebih stabil, serta mudah untuk mengontrol pencahayaan dan sirkulasi.

Namun, pastikan Anda menaruh perhatian ekstra pada kondensasi ruangan, serta kelembaban yang memungkinkan tumbuhnya karat dan jamur. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menggunakan lantai rubber atau vinyl khusus gym.

Tips lainnya adalah dengan memasang ventilasi silang dan exhaust. Jika perlu, Anda dapat menambahkan kipas plafon rendah maupun blower. Nah, dengan menerapkan desain ini, maka gym dalam basement Anda tidak hanya bagus, tetapi juga tidak berbau besi, tidak pengap, serta tidak membuat equipments jadi cepat berkarat.

3. Desain Basement Rumah Sebagai Ruang Kerja atau Studio

Area kerja di basement, Sumber: thespruce.com
Area kerja di basement, Sumber: thespruce.com

Banyak orang yang merasa sangat produktif saat mengerjakan projectnya di basement karena minim distraksi, sepi, serta bisa mengontrol cahaya dengan fleksibel. Sehingga, pada pembahasan desain ketiga ini, basement bisa difungsikan sebagai studio untuk menulis, studio musik, home office, ruang belajar, hingga ruang edit.

Namun, untuk membuat ruangan tetap terasa nyaman, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Misalnya dengan menambahkan sedikit cahaya alami. Untuk ruangannya sendiri bisa menggunakan warna netral yang hangat. Pastikan juga sirkulasi udaranya aktif.

Dengan menerapkan desain yang tepat, maka suasana kerja jadi lebih menyenangkan. Namun, salah menerapkan desain, maka ruang kerja dalam basement bisa membuat Anda jadi mengantuk dan tidak fokus.

4. Desain Basement Rumah Sebagai Gudang Modern

Basement gudang modern, Sumber: decoist.com
Basement gudang modern, Sumber: decoist.com

Di rumah-rumah yang ada di Indonesia, gudang kerap kali menjadi tempat yang tidak terurus. Alhasil, muncul debu dan kelembaban, sehingga banyak barang yang rusak, serta kardus yang mulai berjamur. Padahal, basement sangat cocok untuk dijadikan gudang yang benar apabila memiliki ventilasi yang memadai, sistem kedap air, serta rak yang tidak langsung menempel pada lantai atau dinding.

Nantinya, gudang bisa menjadi tempat penyimpanan untuk stok usaha, alat rumah tangga, hingga arsip dokumen. Agar basement tetap ideal, maka Anda bisa menggunakan rak plastik atau besi. Hindari penggunaan bahan rak berupa kayu mentah.

Selain itu, sisakan jarak setidaknya 5 sampai 10 cm dari dinding. Anda dapat menambahkan exhaust fan otomatis ataupun dehumidifier untuk mengurangi kelembaban. Pastikan gudang basement Anda berbau netral. Jangan biarkan aroma apek terhirup ke indera pembau.

Hindari Kesalahan Umum Desain Basement Ini!

Kesalahan dalam mendesain basement, Sumber: mosbybuildingarts.com
Kesalahan dalam mendesain basement, Sumber: mosbybuildingarts.com

Ketika menjadikan basement sebagai area fungsional dalam rumah, maka Anda harus menghindari beberapa hal seperti tidak melakukan waterproofing dengan benar. Padahal, musuh utama basement di iklim tropis adalah air. Jika tidak melakukan waterproofing, maka air tanah dan hujan dapat merembes ke lantai dan dinding.

Selain itu, kesalahan lainnya adalah tidak memberikan ventilasi udara yang mumpuni. Sebab, udara yang lembab akan menyebabkan jamur cenderung mudah tumbuh.

Terakhir, pencahayaan alami yang kurang. Hal ini akan membuat ruangan jadi terasa lebih sempit, psikologis yang mudah lelah, serta ritme tubuh jadi kacau.

Tips Menghindari Lembab

Menghindari gudang lembab, Sumber: tekniksipil.id
Menghindari gudang lembab, Sumber: tekniksipil.id

Di Indonesia, desain basement rumah tentu memiliki potensi kelembaban yang tinggi. Namun, yang jadi pertanyaan adalah apakah desain itu bisa mengelola kelembaban atau tidak?

Nah, untuk itu, Anda perlu memperhatikan desain dan beberapa tips mengelola kelembaban dalam basement dengan cara melakukan waterproofing luar dan dalam. Selain itu, perlu juga membuat jalur air dengan menggunakan saluran keliling, floor drain, dan sump pit serta pompa. Terakhir, menggunakan kombinasi dari ventilasi pasif, aktif, dan dehumidifier.

Desain basement rumah yang tepat akan membuat ruangan jadi fungsional dan nyaman. Untuk itu, sangat penting juga memilih material untuk furniture dan dekorasi yang tepat dan berkualitas. Melalui Verata Interior, Anda bisa mendapatkan interior basement sesuai fungsinya dengan tepat. Verata Interior adalah toko karpet Jogja dan aneka kebutuhan interior untuk berbagai desain ruangan.

Untuk mengaksesnya, caranya mudah, cukup klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini dan dapatkan penawaran terbaiknya!