Generasi kiwari dengan berbagai distraksi media sosial harus memiliki me time yang maksimal. Selain untuk self love, bisa jadi momen untuk charging mood-nya. Sehingga, mereka membutuhkan area santai untuk sekadar menyeruput kopi atau membaca buku di area khusus. Spot ini tidak harus berupa perpustakaan besar, tetapi bisa berupa desain ruang baca mungil yang nyaman.
Anda hanya memerlukan beberapa meter persegi saja untuk membuat spot ini. Meski kecil, tetapi desain yang tepat akan membuat ruangan jadi tempat favorit untuk membaca, bekerja, menulis journal, atau hanya sekadar chill.
Melalui artikel ini, Anda bisa mendapatkan referensi desain yang akan membuat ruang baca mungil Anda tidak hanya nyaman. Namun, bisa jadi spot foto yang bikin feed Instagram jadi cakep.
Referensi Desain Ruang Baca Mungil yang Estetik tapi Tetap Nyaman
Ini dia rangkuman referensi desain ruang baca mungil yang estetik. Yuk, simak sampai tandas!
1. Boho Reading Corner untuk Vibes yang Santai

Kalau Anda termasuk orang yang punya free-spirited dan menyukai warna, maka desain boho ini akan jadi pilihan yang tepat. Dengan berbagai macam warna dan tekstur, dijamin ruang baca Anda akan jadi lebih hidup.
Untuk menguatkan kesan boho, ada beberapa perintilan yang bisa Anda gunakan. Mulai dari bantal warna, wall hanging, serta karpet rajut. Benda-benda tersebut akan memberikan kesan estetik di dalam ruang baca Anda.
Beberapa benda lain yang bisa Anda tambahkan berupa tanaman kecil dalam ruangan, string light atau lampu gantung untuk memberikan efek dreamy. Untuk furniture-nya sendiri berupa kursi rendah atau futon sehingga ruang baca jadi tampak lebih santai dan fleksibel.
Ruang baca boho bisa jadi preferensi yang unik untuk gen Z yang nyeleneh. Ini bukan hanya sekadar ruang baca, tetapi jadi spot foto estetik untuk feed Instagram Anda.
2. Compact Wall-Mounted Reading Space

Untuk ruangan yang super terbatas, Anda harus bisa mengakalinya dengan baik sehingga bisa menjadi reading corner yang nyaman. Caranya dengan menggunakan rak dinding wall-mounted. Dengan rak ini, maka ruang baca bisa tetap tercipta dengan baik tanpa terlalu memakan floor space. Cukup tambahkan kursi lipat, Andapun bisa membaca dengan tenang.
Agar semakin fleksibel, maka Anda dapat memilih jenis rak buku modular sehingga bisa menyesuaikan jumlah buku yang dimiliki. Nantinya, kursi lipat dapat Anda simpan ketika tidak digunakan. Untuk pencahayaannya sendiri dapat memanfaatkan lampu dinding yang dapat di-adjust dalam reading mode.
Desain ini sangat sesuai untuk Anda yang tinggal di rumah mungil atau apartemen kecil tetapi ingin memiliki spot baca yang nyaman.
3. Hidden Library di Bawah Tangga

Ruangan yang biasanya tidak terpakai ternyata bisa jadi tempat membaca yang unik, ya, betul, di bawah tangga. Tidak hanya efisien, desain ini juga memiliki charm tersendiri.
Di bawah tangga dapat Anda pasang rak buku built-in yang disesuaikan dengan bentuk tangga. Kemudian, tambahkan kursi kecil ataupun bantal duduk agar Anda bisa nyaman saat membaca. Pasang juga lampu LED strip ataupun lampu dinding mini supaya rak tidak tampak gelap.
Ternyata, ruang bawah tangga tidak jadi spot yang “mubadzir”. Justru bisa jadi titik privat sendiri yang jauh dari keributan, fungsional, tetapi juga stylish.
4. Vintage Charm untuk Ruang Baca Estetik

Pecinta vibes retro harus merapat! Ya, ruang baca mungil dengan sentuhan vintage memang paling estetik dan membuat siapapun betah berlama-lama ada di sana. Nah, untuk menciptakan kesan vintage ini, maka Anda bisa menggunakan beberapa furniture antik seperti lampu meja jadul, kursi klasik, serta rak kayu tua.
Untuk memperkuat kesan klasik, maka Anda bisa menambahkan poster lama ataupun foto keluarga yang memiliki nuansa nostalgic. Kemudian, gunakan juga lampu meja warm light agar nuansa jadi lebih cozy. Tambahkan juga karpet klasik dengan motif etnik agar semakin menarik.
Beberapa dekorasi kecil seperti vas bunga tembaga juga bisa ditambahkan sebagai aksen retro yang manis, membuat ruang baca terasa lebih hidup dan autentik.
5. Smart and Flexible Reading Spot

Generasi milenial dan gen Z memang tech-savvy. Maka dari itu, ruang baca mungilnya dapat diperkaya dengan teknologi. Beberapa benda yang dapat ditambahkan di ruang baca meliputi speaker mini, lampu pintar, maupun table lamp yang dapat Anda atur intensitasnya. Sehingga, reading corner pun akan memiliki nuansa yang lebih nyaman.
Untuk furniture-nya sendiri dapat memilih yang multifungsi seperti kursi dengan storage, meja lipat, dan sebagainya. Tambahkan juga charger portable (wire management) sehingga ruangan akan tampak lebih rapi. Tak hanya nyaman, ruang baca ini juga future-proof serta adaptable untuk melakukan beragam aktivitas.
6. Rak Buku Minimalis dengan Sentuhan Scandinavian

Ruang mungil bisa menjadi estetik tetapi rapi jika menerapkan konsep Scandinavian. Sebab, konsep ini berfokus pada kesederhanaan, fungsionalitas, serta pencahayaan yang alami. Untuk menerapkan desain ini, Anda dapat menggunakan rak buku yang ramping serta berwarna netral.
Selain itu, gunakan pula furniture simple seperti kursi kecil dan stool kayu. Agar lebih nyaman, bisa tambahkan karpet tipis maupun floor cushion. Untuk spot baca anak, bisa juga menggunakan karpet anak karakter yang simple.
Penutup
Ruang baca mungil tetap bisa jadi fungsional jika menerapkan konsep yang tepat. Penambahan rak buku yang minimalis, pemilihan warna yang harmoni, serta pencahayaan yang cukup akan membuat ruang baca jadi semakin nyaman.
Untuk mendapatkan aneka ragam dekorasi di ruang baca, maka Anda bisa mencarinya di Verata Interior. Tak hanya jadi toko karpet Jogja yang terkenal, Verata Interior juga menyediakan produk interior rumah yang beraneka ragam dan dapat disesuaikan dengan konsep ruangan. Yuk, segera cek melalui narahubung kami barang-barang yang Anda butuhkan!



