Beberapa tahun belakangan ini, bisnis cafe memang berkembang dengan sangat pesat. Hal yang membuat cafe ramai didatangi bukan hanya dari rasa kopi dan menu makanan yang ditawarkan. Selain itu, ada juga faktor lain yang sangat penting yakni konsep interior cafe yang unik dan cozy.
Saat ini, orang-orang datang ke cafe tidak hanya untuk meminum kopi, melainkan juga untuk bersantai, bekerja, dan berfoto. Maka dari itu, banyak pemilik cafe yang berlomba menghadirkan desain interior kekinian dan instagenic. Konsep pada cafe bisa memberikan identitas tersendiri untuk tempat tersebut.
Nah, jika Anda sedang mencari referensi konsep interior cafe, maka bisa mengikuti beberapa ide yang akan kami bahas di bawah ini!
Ide Konsep Interior Cafe Kekinian yang Super Cozy
Berikut telah kami rangkum beberapa ide interior cafe kekinian yang tidak hanya instagramable, tetapi juga nyaman ditempati:
1. Konsep Cafe Industrial Modern

Konsep industrial semakin populer beberapa tahun terakhir karena desainnya yang unik. Gaya ini terinspirasi dari gudang lama atau bangunan pabrik yang cenderung terlihat raw atau mentah. Meski tampak seperti bangunan yang belum selesai, tetapi inilah letak seninya.
Ciri khas dari konsep industrial adalah dinding bata tanpa plester, beton ekspos, rangka besi, hingga pipa instalasi yang sengaja ditampakkan. Material yang paling sering dipakai adalah besi hitam, beton, dan kayu berwarna gelap. Kombinasi ini akan membuat suasana jadi tampak maskulin tetapi hangat.
Biasanya, akan ditambahkan juga lampu gantung dari rangka logam atau bohlam filament untuk memperkuat karakternya. Konsep ini sesuai untuk cafe yang ingin menghadirkan suasana kasual, santai, dan edgy.
2. Konsep Scandinavian Cafe

Gaya Scandinavian berasal dari negara Nordik seperti Denmark dan Swedia. Tampilan dari desain ini cenderung hangat, bersih, dan fungsional.
Nah, ciri khas dari konsep Scandinavian adalah adanya dominasi warna putih yang dipadukan dengan kayu warna terang. Sedangkan elemen tekstil yang sering digunakan seperti katun, wol, atau linen sehingga memberikan kesan hangat pada ruangan.
Konsep ini memadukan furniture kayu sederhana, pencahayaan alami, serta tanaman hijau kecil. Biasanya, ruangan akan dibuat dengan jendela besar yang terbuka sehingga cahaya matahari bisa masuk secara maksimal. Konsep ini bisa memberikan suasana yang homey untuk pengunjung.
3. Konsep Minimalist Cafe

Berbeda dengan konsep shabby chic, konsep interior cafe minimalis menekankan fungsi dan kesederhanaan. Desain ini menggunakan berbagai dekorasi yang simple dan tidak berlebihan. Meski begitu, konsepnya tetap terlihat modern dan elegan.
Ciri khas dari konsep ini adalah menggunakan warna netral seperti krem, putih, abu-abu, dan cokelat muda. Sedangkan furniture yang digunakan biasanya berbentuk sederhana dengan garis bersih.
Material yang digunakan adalah kaca, kayu berwarna terang, dan logam tipis. Pencahayaan alami diutamakan untuk membuat ruangan jadi terang dan tampak lebih lapang.
4. Konsep Vintage Cafe

Konsep vintage ini memberikan nuansa nostalgia ke masa lalu. Saat ini, justru banyak sekali cafe yang berusaha menghadirkan suasana yang berkarakter klasik. Sehingga, furniture yang digunakan cenderung bermodel lama seperti meja dengan ukiran tradisional dan lemari antik. Biasanya, ditambahkan pula dengan aksesoris seperti poster retro, jam dinding klasik, radio jadul, dan sebagainya.
Untuk perpaduan warnanya biasanya menggunakan warm tone seperti hijau zaitun, cokelat tua, dan juga krem. Konsep ini cocok untuk cafe dengan suasana yang unik.
5. Konsep Garden Cafe

Garden cafe menggabungkan antara konsep cafe dengan suasana taman. Desain ini semakin populer karena bisa memberikan pengalaman ruangan yang segar dan terbuka. Tentunya, konsep ini menggunakan banyak tanaman baik berupa tanaman rambat atau tanaman pot. Cafe ini lebih cocok menggunakan area semi-outdoor sehingga pengunjung bisa menikmati udara segar.
Material yang biasanya digunakan adalah batu alam, kayu, dan besi ringan. Furniture sebaiknya dibuat sederhana supaya tidak mengganggu kesan alami yang timbul dari lingkungan sekitar.
6. Konsep Artistik Cafe

Sesuai dengan namanya, konsep artistik cafe ini mengutamakan tampilan karya seni yang intens. Di setiap sudut ruangan akan dirancang supaya terlihat lebih unik dan menarik secara visual.
Ciri khas dari konsep cafe ini adalah penggunaan lukisan dinding, mural, dekorasi unik, hingga instalasi seni. Sedangkan warna yang digunakan tergantung tema yang diangkat. Materialnya juga fleksibel, bisa berupa kayu, kaca, atau logam. Konsep ini sangat sesuai untuk cafe sebagai tempat berkumpul komunitas kreatif.
7. Konsep Tropical Cafe

Konsep tropical ini cocok untuk daerah yang beriklim hangat seperti Indonesia. Desain ini memberikan suasana yang segar karena adanya sentuhan alam yang kuat. Ciri khas dari desain ini adalah penggunaan tanaman hijau yang cukup banyak. Biasanya tanaman akan digantung atau diletakkan di sudut ruangan.
Selain itu, konsep ini juga menggunakan material alami seperti bambu, rotan, dan juga kayu. Untuk perpaduan warnanya cenderung cerah seperti krem, hijau daun, dan warna kayu alami. Pencahayaan alami juga dibutuhkan untuk membuat ruangan jadi lebih hidup.
Itulah 7 konsep cafe kekinian yang bisa Anda terapkan untuk menarik perhatian dari pengunjung. Apapun konsep cafenya, asalkan dipadukan dengan furniture dan dekorasi yang tepat, maka hasilnya akan tampak kekinian. Warna yang dipilih juga menentukan kesan dari cafe tersebut.
Nah, jika Anda sedang mencari perlengkapan interior di dalam cafe, pastikan untuk mendapatkannya di Verata Interior. Bukan sekadar toko karpet Jogja biasa, di Verata Interior juga tersedia aneka ragam kebutuhan interior untuk cafe, rumah, atau bangunan lainnya.
Yuk, segera cek koleksinya di laman utama web ini! Anda juga bisa berkonsultasi dengan narahubung Verata Interior dengan cara klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!



